...Selamat Hari Raya Idul Fitri 1433 H.... Mohon maaf lahir dan batin...

Rabu, 14 Januari 2015

Cara Budidaya Jeruk Keprok yang Manis

Cara Budidaya Jeruk Keprok yang Manis

Anda yang merupakan warga Indonesia asli pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya jeruk keprok. Jeruk keprok merupakan jeruk yang familier bagi masyarakat kita. Jeruk ini berwarna hijau (kadang-kadang bersemburat kuning), rasanya manis dan seringkali dijadikan buah konsumsi harian masyarakat kita.

Berbudidaya jeruk keprok tentunya menjadi pilihan Anda tersendiri karena pangsa pasarnya yang masih luas. Ditambah lagi kini antusiasme komoditi jeruk semakin meningkat seiring bertambahnya supermarket modern yang menyediakan aneka buah baik langsung maupun dalam kemasan. Anda siap mengetahui bagaimana cara budidaya jeruk keprok? Berikut ulasannya.

Syarat Tumbuh Buah Jeruk Keprok

Untuk dapat menghasilkan panen yang maksimal baik dari segi kualitas maupun kuantitas, tentunya Anda harus mengenali tempat tumbuh kesukaan si hijau ini. Berikut ini beberapa hal penting mengenai syarat tumbuh buah jeruk keprok yang harus Anda penuhi :
  1. Pilihlah jenis tanah latosol maupun andosol sebagai media tanam buah jeruk keprok.
  2. Pastikan lahan Anda terkena sinar matahari langsung sepanjang hari.
  3. Pastikan derajat keasaman tanah (pH) tidak lebih dari 6.
  4. Jika lahan Anda berada pada lahan miring, pastikan kemiringannya tidak melebihi 30 derajat.
  5. Siapkan system drainase yang bagus karena pohon jeruk keprok tidak menyukai genangan air.
  6. Bisa ditanam di dataran tinggi maupun rendah asalkan memenuhi syarat tumbuh pohon jeruk keprok.

Budidaya Jeruk Keprok

Jeruk keprok yang ingin Anda hasilkan tentunya tidak hanya sekedar banyak dari segi jumlah, namun juga unggul dari segi rasa (manis) dan warna. Teknik budidaya jeruk keprok meliputi penyiapan lahan, pembibitan,penanaman, pemupukan dan perawatan serta pemanenan.

Penyiapan Lahan

Penyiapan lahan merupakan langkah penting dalam pembudidayaan tanaman jeruk keprok. Pastikan lahan Anda subur dan gembur. Hal ini tentunya dapat Anda lakukan dengan mencangkuli lahan dan mencampurkannya dengan pupuk kandang. Langkah penyiapan lahan ini dapat Anda lakukan beberapa minggu sebelum Anda memulai penanaman.
Untuk ukuran petak tanah yang akan ditanami bibit jeruk keprok, maka siapkan undukan tanah sebesari 1x1x1 (panjang x lebar x tinggi) untuk setiap bibit yang akan ditancapkan. Selain itu, sediakan jarak sebesar 5 x 5 meter antara 1 pohon dengan pohon lainnya agar sinar matahari dapat mencapai pohon dan pohon dapat tumbuh maksimal. Dengan ukuran seperti ini maka Anda dapat memiliki 400 pohon jeruk keprok di setiap 1 hektar lahan.

Pembibitan

Cara pembibitan pohon jeruk keprok ini dapat Anda lakukan dengan menggunakan bijinya. Beberapa petani lain juga mengembangkan system stek maupun cangkok untuk menanam jeruk keprok ini. Dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, Anda dapat menimbang system bibit mana yang akan Anda aplikasikan untuk cara pembibitan ini.

Penanaman

Teknik menanam jeruk keprok dapat Anda lakukan dengan cara tanam jeruk biasa, tergantung dengan metode bercocok tanam yang Anda gunakan. Cara menanam dilakukan dengan menancapkan bibit pada masing-masing undukan tanah yang telah Anda sediakan.

Pemupukan

Pemupukan idealnya dilakukan sebanyak minimal dua kali dalam setahun dan maksimal 4 x dalam setahun tergantung kondisi dan cuaca yang terjadi.  Kombinasi pupuk yang dapat digunakan adalah pupuk kandang atau sintetis atau bisa dikombinasikan dengan jenis pupuk lainnya seperti urea, TSP dan ZK.
Tips Penting : Perawatan lain yang harus diperhatikan dalam membudidayakan jeruk keprok adalah pemangkasan batang dan daun. Berikut ini beberapa manfaat pemangkasan batang dan daun :
  1. Pemangkasan dilakukan agar bentuk pohon dan cabangnya baik.
  2. Pemangkasan daun dapat merangsang pertumbuhan lebih banyak tanaman.
  3. Pemangkasan pohon dapat meningkatkan jumlah cabang yang berarti meningkatnya jumlah hasil berupa buah jeruk keprok.
  4. Pemangkasan dilakukan untuk menghindari serangan hama dan ulat.
  5. Pemangkasan buah jeruk keprok yang terlalu banyak dalam satu pohon yang sama dilakukan untuk meningkatkan kualitas rasa jeruk keprok dan menjaga kestabilan hasil di masa yang akan datang.
Selain pemupukan dan pemangkasan maka Anda juga perlu memperhatikan pengusiran hama dan berbagai hewan pengganggu seperti ulat jeruk, kutu, kumbang dan tungau.

Pemanenan

Anda baru bisa mendapatkan panen besar setelah tahun ketiga pembudidayaan jeruk keprok. Pada panen pertama Anda belum bisa memetik semua hasilnya demi kelancaran produktifitas jeruk keprok di masa yang akan datang. Pada tahun keempat Anda baru bisa merasakan panen besar.
Umur buah yang siap dipanen adalah kira-kira 30-36 minggu dengan rasa yang manis.
Selamat berbudidaya jeruk keprok!

Sumber :  http://1001budidaya.com/budidaya-jeruk-keprok/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar